News

Karang Taruna Kukuhkan Pengurus Nasional 2025–2030, Perkuat Peran Pemuda dalam Pemberdayaan Sosial

Tangerang, 22 November 2025 — Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) Masa Bakti 2025–2030 resmi dikukuhkan oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, Bapak Saifullah Yusuf (Gus Ipul), dalam sebuah seremoni khidmat yang berlangsung di Sutera Hall, Mall Alam Sutera, Kota Tangerang, Banten, pada Sabtu (22/11/2025).

Pengukuhan ini menandai dimulainya periode kepengurusan baru Karang Taruna Tingkat Nasional yang dipimpin oleh
Ketua Umum terpilih, Budisatrio Djiwandono. Kegiatan ini mengusung tema “Karang Taruna Berjaya, Indonesia Sejahtera”, sebagai wujud komitmen organisasi dalam memperkuat kontribusi pemuda melalui program-program pemberdayaan sosial di seluruh Indonesia.

Prosesi pengukuhan diawali dengan pembacaan Keputusan Menteri Sosial Nomor 262/HUK/2025 tentang Pengukuhan Pengurus Nasional Karang Taruna dan Majelis Pertimbangan Karang Taruna Tingkat Nasional Masa Bakti 2025–2030. Budi Satrio Djiwandono resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum PNKT, didampingi jajaran pengurus harian dan bidang yang siap menjalankan amanah organisasi.

Pada kesempatan ini, Kathy Monica Kabe turut dilantik sebagai salah satu pengurus yang membidangi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat peran Karang Taruna dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di berbagai daerah, sekaligus membuka ruang pemberdayaan pemuda melalui inovasi serta pemanfaatan
potensi lokal.

Dalam sambutannya, Menteri Sosial RI Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) menekankan pentingnya penggunaan data yang akurat sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan. Ia menjelaskan bahwa selama ini setiap sektor memiliki data sendiri-sendiri sehingga menimbulkan ego sektoral. Kini, pemerintah menetapkan penggunaan satu data nasional dengan Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai penanggung jawabnya.

“Data dan informasi harus akurat agar kebijakan kita tepat dan efektif. Karang Taruna memiliki arah baru dan berharap agar para pengurus dapat mengambil peran nyata dalam pemberdayaan masyarakat. Negara memiliki keterbatasan, karena itu membutuhkan mitra untuk membantu memperkuat pemberdayaan di tengah masyarakat.”

Ketua Umum PNKT, Budisatrio Djiwandono, juga menyampaikan komitmennya terhadap penguatan program-program pemberdayaan sosial, terutama bagi masyarakat di tingkat desa. Ia menegaskan bahwa Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan memiliki peran strategis dalam memperkuat sistem data sosial dan ekonomi nasional. Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan akan membantu memaksimalkan dalam penyempurnaan data tunggal sosial dan ekonomi nasional (DTSEN).

“Saya rasa sangat penting supaya bantuan sosial maupun program yang sifatnya memberdayakan masyarakat di mana mereka berada akan tepat sasaran,” ujar Budisatrio Djiwandono. Acara pengukuhan dan Rakernas ini diharapkan menjadi momentum bagi Karang Taruna untuk
memperkuat koordinasi nasional, menyusun program kerja strategis, serta meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai mitra demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.